Sambutan

Ditulis oleh admin ~ 20 April 2010

Tuntutan era globalisasi yang menjadikan informasi sebagai sumberdaya percepatan perilaku ekonomi, politik, sosial, dan budaya, menyebabkan arus dan daya serap informasi dilakukan melalui media elektronik yang serba cepat pula.

Konteks globalisasi ini juga tidak terhindarkan dalam kebijakan yang terkait dengan tata kelola (governance) kelembagaan. Informasi-informasi yang terkait dengan kebijakan-kebijakan pembangunan pendidikan harus secara serta merta menyesuaikan diri dengan tuntutan-tuntutan perubahan masyarakat lokal dalam prospektif global yang serba cepat pula. Kaidah think globally, act locally adalah salah satu cerminan tentang bagaimana informasi di kawasan dunia dan antar negara memiliki peluang yang sangat cepat untuk merubah perilaku budaya lokal setempat melalui penetrasi informasi.

Karena obyek pembangunan pendidikan adalah masyarakat sebagai entitas suatu bangsa, maka informasi yang disampaikan juga harus merupakan media komunikasi yang mengandung makna pendidikan dan pembelajaran, sehingga perubahan perilaku yang diakibatkannya merupakan perubahan perilaku kolektif dari suatu bangsa dalam proses membangun.

Untuk menjawab tantangan inilah laman www.dikmenhss.com dijadikan salah satu sumber informasi pendidikan dan pembelajaran di kabupaten Hulu Sungai Selatan yang mampu memberikan kontribusi positif dalam merubah perilaku membangun bangsa agar memiliki perilaku membangun yang sarat dengan pengetahuan (knowledge based society).

Semoga.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Selatan

Drs.H.M. Yusuf Effendi, M.AP

  • Share/Bookmark

Analisis Konteks KTSP

Ditulis oleh admin ~ 29 April 2010

A. Rasional

Kurikulum Tingkat Sekolah (KTSP) merupakan kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing sekolah. KTSP ini dikembangkan sesuai dengan tuntutan otonomi pendidikan. Pengembangan KTSP oleh sekolah sesuai dengan situasi dan konteks yang dimilikinya. Akan tetapi, sekolah tetap harus mengacu pada lingkup standar nasional pendidikan yang ada, sesuai dengan PP 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Keleluasaan sekolah dalam mengembangkan KTSP tentu harus diikuti dengan analasis situasi sekolah untuk mencapai lingkup standar nasional pendidikan yang sudah ditetapkan, di antaranya Standar Isi (SI)dalam Permendiknas no 22 tahun 2006 dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dalam Permendiknas no 23 tahun 2006. Hasil analisis tersebut merupakan dasar pijakan untuk menentukan kedalaman dan keluasan target-target yang ditetapkan, budaya yang akan dibangun, tujuan yang ingin dicapai, serta isi dan bahan pelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan bermutu di sekolah tersebut. Pencapaian tujuan pendidikan bermutu tersebut sesuai dengan UU Sisdiknas no 20 tahun 2003 pasal 5, yaitu “Setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu”.

Baca selengkapnya »

  • Share/Bookmark

Perda Khatam Quran

Ditulis oleh admin ~ 29 April 2010
PERATURAN DAERAH
KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN

NOMOR 21 TAHUN 2005

TENTANG

KETENTUAN KHATAM AL QUR’AN
PADA PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
DALAM DAERAH KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI HULU SUNGAI SELATAN,

Menimbang : a. bahwa Al Qur’an sebagai kitab suci Agama Islam yang menjadi pegangan sebagian besar penduduk Kabupaten Hulu Sungai Selatan, maka sebagai pemeluknya wajib untuk mempelajari dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari;
b. bahwa dalam rangka mewujudkan Nuansa Keagamaan di Daerah ini, perlu mengatur dan menetapkan kegiatan Khatam Al Qur’an sebagai muatan lokal dan ekstra kurikuler bagi pendidikan Agama Islam yang dilaksanakan dalam Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan;
c. bahwa untuk maksud tersebut pada huruf a dan b konsideran ini, perlu diatur dan ditetapkan dalam Peraturan Daerah.

Baca selengkapnya »

  • Share/Bookmark

Angka Kredit Guru

Ditulis oleh admin ~ 20 April 2010

Perhitungan angka kredit guru diperlukan saat kenaikan pangkat. Berbagai macam kegiatan dan aktivitas guru dihitung dan dihargai dalam bentuk angka kredit yang jumlah akumulatifnya harus mencapai angka tertentu.

Angka kredit adalah satuan nilai dari tiap butir kegiatan dan/atau akumulasi nilai butir-butir kegiatan yang harus dicapai oleh seorang Guru dalam rangka pembinaan karier kepangkatan dan jabatannya.

Penilaian kinerja Guru adalah penilaian dari tiap butir kegiatan tugas utama Guru dalam rangka pembinaan karier kepangkatan dan jabatan.

Baca selengkapnya »

  • Share/Bookmark

Disparitas Pendidikan

Ditulis oleh admin ~ 20 April 2010

Salah satu dari sekian banyak persoalan di dalam dunia pendidikan adalah terkait disparitas. Merupakan tugas semua untuk memperkecil gap di dalam disparitas pendidikan. Caranya tidak hanya ditempuh menggunakan pendekatan alami saja, tetapi melalui intervensi dengan pendekatan afirmatif.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh saat memberikan Ceramah Umum di Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (18/04/2010) .

“Meskipun afirmatif itu diskriminasi, keberpihakan itu diskriminasi. Kalau kita memberikan beasiswa hanya untuk anak miskin itu diskriminasi, tetapi afirmatif diskriminatif yang positif tidak apa-apa,” kata Mendiknas.

Mendiknas menyampaikan, berdasarkan sebuah studi, kelompok masyarakat yang saat ini berada di tingkat menengah atas, pada 15-20 tahun yang lalu, kebanyakan adalah kelompok menengah bawah. Demikian juga halnya dengan mahasiswa. “Mahasiswa sekarang sejak tahun 90an akhir itu kebanyakan cenderung didominasi oleh keluarga menengah atas. Dari situ pula, kita bisa memahami kenapa masalah biaya pendidikan menjadi isu yang sangat sensitif karena memang jumlah mahasiswa kebanyakan adalah menengah atas,” katanya.

Baca selengkapnya »

  • Share/Bookmark